Logo Techwave Velox Techwave Velox

Proyek Mahasiswa yang Mengubah Cara Pandang Trading

Beberapa bulan lalu, kami mulai memberi kesempatan pada peserta didik untuk mengembangkan sistem trading mereka sendiri. Hasilnya? Lebih dari sekadar angka di layar—ini tentang pemahaman mendalam dan kreativitas yang membuka perspektif baru.

Karya Nyata dari Ruang Belajar Kami

Proyek-proyek ini lahir dari kombinasi teori yang dipelajari dan eksperimen praktis. Setiap mahasiswa membawa pendekatan unik mereka sendiri ke dalam algoritma trading.

Visualisasi sistem trading adaptif dengan indikator momentum

Sistem Adaptif Berbasis Momentum

Dikembangkan oleh Arjuna Wibisono, sistem ini menggunakan indikator momentum yang menyesuaikan diri dengan volatilitas pasar. Pendekatan yang cukup menarik karena menghindari sinyal palsu saat pasar sideways.

Februari 2025 ️ Python, TensorFlow
Dashboard strategi mean reversion dengan analisis statistik

Strategi Mean Reversion untuk Saham Blue Chip

Karya Lintang Kusuma ini fokus pada saham-saham stabil dengan pendekatan statistik. Menarik karena dia menambahkan filter risiko yang mempertimbangkan berita fundamental—sesuatu yang jarang dilakukan di level ini.

Maret 2025 ️ R, Quantmod

Apa Kata Mereka Setelah Menyelesaikan Proyeknya

"Saat pertama kali coding algoritma trading, saya pikir bakal langsung profit. Ternyata beda banget—pelajaran terbesar justru dari kesalahan-kesalahan kecil yang nggak kelihatan di backtesting. Sekarang saya lebih paham kenapa risk management itu nomor satu."

Arjuna Wibisono pengembang sistem trading momentum
Arjuna Wibisono
Sistem Momentum Adaptif

"Proyek ini ngajarin saya buat nggak terlalu percaya pada satu indikator aja. Kombinasi analisis statistik sama faktor fundamental bikin strategi jadi lebih realistis. Dan yang paling seru? Belajar debugging waktu kode error di tengah backtest data 5 tahun."

Lintang Kusuma pengembang strategi mean reversion
Lintang Kusuma
Mean Reversion Blue Chip

Yang Didapat dari Pengerjaan Proyek

01

Pemahaman Teknis Mendalam

Mahasiswa belajar implementasi algoritma dari nol, bukan cuma teori di slide. Mereka tahu kenapa setiap baris kode penting.

02

Mindset Problem Solving

Debugging error dan mencari solusi saat strategi gagal di backtest—ini yang bikin skill coding jadi lebih kuat.

03

Portfolio Kerja Nyata

Proyek ini bisa jadi bukti kemampuan saat melamar kerja atau pitching ke investor. Lebih powerful daripada sekadar ijazah.

Bagaimana Proyek Ini Dikerjakan

1

Riset dan Pemilihan Strategi

Mahasiswa menentukan strategi trading yang ingin dikembangkan. Kami kasih panduan tapi keputusan akhir di tangan mereka—biasanya berdasarkan minat pribadi atau tren pasar yang mereka amati.

2

Pengembangan dan Coding

Fase ini paling menantang. Mahasiswa nulis kode dari nol, bikin indikator custom, dan nyoba berbagai parameter. Mentor kami standby kalau ada masalah teknis yang bikin stuck.

3

Backtesting dan Optimasi

Strategi diuji pakai data historis. Sering kali hasil pertama mengecewakan—tapi itu bagian dari proses. Mereka belajar iterasi dan fine-tuning sampai performa mulai masuk akal.

4

Presentasi dan Review

Setiap mahasiswa presentasi hasil proyeknya. Kami kasih feedback teknis dan diskusi bareng peserta lain. Ini jadi kesempatan belajar dari pendekatan orang lain yang mungkin beda total.

Tertarik Bikin Proyek Trading Sendiri?

Program kami membuka pendaftaran untuk batch berikutnya di September 2025. Kalau kamu pengen belajar lebih dari sekadar teori, ini bisa jadi langkah yang tepat.

Lihat Program Belajar